keamanan hosting web

11 Keamanan Hosting Web yang Wajib Disediakan Host

Sebelum membuat situs website, Anda harus memastikan keamanan hosting web tersebut. Jadi, keamanan hosting itu digunakan untuk mengamankan data yang disimpan di dalamnya. Data di dalam hosting sangat penting karena berisi informasi website, informasi pribadi dan lainnya.

Seperti yang kita ketahui, hosting merupakan tempat penyimpanan data developer situs website. Seluruh data yang berhubungan dengan website akan tersimpan di dalam hosting tersebut. Jika datanya dicuri atau terkena virus malware, tentu developer situsnya akan merugi.

Anda pasti tidak ingin hal itu terjadi pada diri sendiri, karena salah dalam memilih hosting. Oleh sebab itu, sebelum membuat website pastikan Anda memahami keamanan hosting web terlebih dulu. Dengan bersifat waspada, Anda bisa mengembangkan web jadi lebih baik lagi.

Bahkan website juga menjadi lebih kuat dalam menghadapi hacker jika keamanannya tinggi. Dari banyaknya hosting yang ada, Anda harus mencari host berkualitas dengan keamanan tinggi. Jika sudah menemukannya, manfaatkan fitur keamanannya dengan baik agar data Anda aman.

11 Poin Penting untuk Menjaga Keamanan Hosting Web

Setiap host pasti memiliki tingkat keamanannya masing-masing dalam menjaga data klien. Untuk memaksimalkan keamanan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut 11 poin penting yang harus disediakan host untuk memaksimalkan tingkat keamanan data hosting Anda.

  1. Pencadangan dan Pemulihan

Fasilitas pertama yang harus disediakan ialah pencadangan dan pemulihan data. Fungsi dari fasilitas ini ialah mencadangkan data Anda ke dalam server host. Jadi ketika kehilangan data atau terjadi reset, Anda bisa mendapatkan kembali datanya dari fitur pemulihan.

Dengan adanya fitur ini, keamanan hosting web jadi lebih terjaga dengan baik. Untuk dapat mengetahui host menyediakannya atau tidak, Anda bisa tanyakan langsung fitur ini. Biasanya pencadangan dan pemulihan jadi fitur opsional yang dapat diaktifkan jika diperlukan.

  1. Pemantauan Server dan Jaringan

Hosting perlu data statistik untuk memantau seluruh aktivitas yang terjadi di dalamnya. Dari alat pemantauan, Anda bisa juga melihat server dan jaringan di periode waktu tertentu. Data statistik web juga berguna untuk melakukan survei mengenai jumlah kunjungan.

Alat pemantau hanya dimiliki host yang berkualitas dan berharga mahal. Anda bisa mencoba alat itu ketika sudah mendapatkan akses penuh di dalam server hosting. Umumnya, alat ini jarang disediakan hosting gratis karena perlu data yang lebih spesifik.

  1. Pemindaian Malware

Virus malware merupakan parasit berbahaya yang harus dimusnahkan dalam waktu cepat. Hal ini bisa dilakukan jika keamanan hosting web Anda berkualitas dan kuat. Dengan scan file data simpanan virtual, malware bisa otomatis dihapuskan dari jajaran data yang ada.

Tingkat keamanan lebih, bisa didapatkan dengan memasang plugin atau layanan tambahan. Fasilitas ini bisa didiperoleh dari host atau plugin eksternal yang menyediakan programnya. Tingkatkan keamanan Anda mulai dari sekarang agar data tetap aman dari malware.

  1. Perlindungan DDoS

Selanjutnya perlindungan DDoS harus disediakan, jika tidak ingin terserang bot. Serangan ini terjadi ketika jaringan server Anda melambat akibat terjadinya penumpukan. Jika serangan DDoS berhasil, server Anda jadi sulit dimasuki pengunjung dan pengguna internet.

Penyerang bisa memanfaatkan bot untuk memenuhi jalur jaringan Anda. Oleh sebab itu tipe keamanan ini sangat mahal harganya dan bisa disediakan di host terbaik. Keamanan DDoS, wajib disediakan jika situs Anda tidak ingin diserang oleh kumpulan bot.

  1. Integrasi Firewall

Web Application Firewall (WAF) merupakan salah satu bentuk perlindungan yang disediakan oleh host. Keamanan hosting web jadi semakin ditingkatkan jika menggunakan WAF. Firewall dimanfaatkan untuk melindungi situs dari pengunjung berbahaya yang memakai VPN.

Selain itu, Firewall juga memanfaatkan sistem integrasi eksternal untuk mengamankan data. Jadi Anda hanya perlu mengonfigurasi keamanan yang sudah disediakan oleh host. Jika masih belum puas, Anda bisa memprogramnya sendiri berdasarkan pengaturan yang sudah ada.

  1. Keamanan Pusat Data

Hosting memang menyimpan data secara virtual, tapi penyimpanannya masih dalam bentuk SSD. Jika pusat data mengalami gangguan, maka data virtual juga akan ikut terpengaruh. Hal ini harus diketahui oleh seluruh developer agar tidak terkecoh saat datanya sulit diakses.

Bisa saja pusat data mati karena alasan listrik atau karena butuh perbaikan. Keamanan data hosting harus kuat agar bisa mempertahankan data Anda dengan baik. Semua itu ditentukan dari jenis memori, cara penyimpanan dan kualitas penyediaan fasilitas memori eksternalnya.

  1. Akses dan Izin Pengguna

Peningkatan keamanan hosting web dapat dilakukan dengan menerapkan kunci pengguna. Akses dan izin masuk server harus menggunakan semacam kunci. Dengan konsep keamanan ini, Anda bisa menjaga data tetap aman dari serangan penipu dan hacker.

Akses dan izin pengguna merupakan fitur yang paling disukai developer. Karena fitur ini bisa dibagikan ke beberapa orang untuk mengelola server secara bersamaan. Selama pengunjung tidak memiliki kuncinya, maka server itu tidak bisa dibuka atau dimodifikasi.

  1. Otentikasi Dua Faktor (2FA)

Selanjutnya ada otentikasi dua faktor (2FA) yang dapat digunakan untuk mengamankan akun secara lebih baik. Otentikasi ini terhubung dengan email pribadi Anda untuk mengamankan data. Jika terjadi pengubahan atau modifikasi, otentikasi diperlukan untuk menyetujuinya.

Di sisi lain otentikasi 2FA juga menambah tingkat keamanan hosting secara signifikan. Seluruh data akan terjaga selama tidak diubah dengan sandi akun email Anda. Fitur ini bisa diaktifkan dan dinonaktifkan, tapi Anda wajib mengaktifkannya untuk dapat keamanan ekstra.

  1. Akses SFTP

Fitur seperti akses FTP ini memang sudah umum di bagian keamanan hosting web. Fitur bisa digunakan untuk mengamankan pihak yang sedang mengakses file hosting. Protokol hosting dan keamanannya akan diberlakukan ketika pengguna memodifikasi data di dalamnya.

SFTP merupakan versi terbaru yang lebih baik dan lebih kuat dari FTP. Dengan fitur ini, Anda tidak perlu merasa khawatir datanya dicuri saat hak aksesnya dibuka. Protokol keamanan bisa dimaksimalkan selama FTP dan fitur keamanan lain diaktifkan di dalam pengaturan hosting.

  1. Pemulihan Data

Fitur pemulihan dipakai untuk mengembalikan data yang sudah hilang akibat kesalahan host dalam menangani servernya. Baik itu server premium atau bisnis, semua harus memiliki fitur ini agar keamanan hosting web terjamin dan opsi pemulihan selalu aktif sepanjang waktu.

Pemulihan data juga harus disediakan di hosting gratis agar data di dalamnya terjaga dengan baik. Tindakan pemulihan ini biasa dikaitkan dengan opsi pertama di atas. Pencadangan itu dikendalikan secara sengaja, sedangkan fitur ini digunakan untuk memulihkan data luarnya.

  1. Sertifikat SSL

Pada dasarnya sertifikat SSL merupakan opsi terakhir yang harus disediakan oleh host. Ketika sertifikat ini sudah ada, keamanan hosting web Anda terjamin sepenuhnya. Sertifikat berasal dari data eskripsi yang dinilai dari kualitas penanganan host terhadap data kliennya.

Sertifikat bisa disediakan oleh hosting gratis dan berbayar karena sifatnya universal. Semua bisa menggunakannya untuk menjamin kualitas pelayanannya di mata klien. Dengan adanya sertifikat ini, host sudah pernah melakukan pengecekan terhadap kualitas keamanannya.

Dengan kesebelas poin yang ada, Anda bisa melihat bahwa keamanan server itu penting. Setiap keamanan memiliki fungsi dan perannya masing-masing dalam menjaga data. Keamanan hosting web bergantung pada host yang menyediakan fitur dan fasilitasnya.