7 Alternatif Aplikasi Penyimpanan Selain Google Drive

Alternatif Aplikasi Penyimpanan Selain Google Drive, Berbicara tentang Google Drive ialah salah satu layanan penyimpanan cloud paling banyak dipakai saat ini, memang layanan ini gratis, namun nyatanya kurang terlalu peduli dengan privasi. Google bahkan mengakui bahwa mereka memindai setiap dokumen yang pengguna upload, untuk memaksimalkan personalisasi hasil pencarian dan iklan.

Kendati ada juga Aplikasi Penyimpanan Selain Google Drive, tidak semua layanan penyimpanan cloud mengambil data penting yang ada di dalamnya. Masih ada diantaranya yang terbilang lumayan baik dalam menjaga privasi pengguna. Berikut ini 7 layanan Alternatif Aplikasi Penyimpanan Selain Google Drive yang bagus buat dicoba:

Aplikasi Penyimpanan Selain Google Drive

Cloud storage atau bisa disebut penyimpanan awan ialah teknologi yang menyimpanan data/file digital secara online dengan bantuan dari server virtual sebagai media untuk penyimpannya.

Di dalam cloud storage, data apa saja yang kamu simpan akan aman dan dapat diakses kapan pun  selama belum menghapusnya.

1. Dropbox

Aplikasi Penyimpanan Selain Google Drive

Yang pertama ialah Dropbox – pelopor penyimpanan cloud, menemukan algoritma transfer file yang canggih kini digunakan di hampir disemua aplikasi atau layanan penyimpanan cloud. Dengan Dropbox, pengguna akan memiliki folder khusus di PC, yang file di dalamnya bisa kamu akses secara langsung via cloud.

Dropbox ialah salah satu kompetitor berpengaruh bagi Google Drive, yang selain mudah digunakan, Dropbox juga memiliki sistem keamanan yang tinggi yaitu enkripsi dan autentikasi yang aman. Layanan ini juga memiliki regulasi yang lumayan ketat mengenai siapa orang yang bisa berbagi dan mengedit atau merubah dokumen pengguna.

Jika kamu ingin mengaksesnya silakan login di www.dropbox.com

2. pCloud1q

Apabila Tresorit lebih difokuskan untuk konsumen bisnis, pCloud jadi alternatif yang sempurna untuk penggunaan individu. Ini mudah digunakan dan memiliki sistem enkripsi sekuat Tresorit. Saking kuatnya, pCloud bahkan menawarkan US$100,000 (Rp1,3 miliar) kepada siapapun yang bisa membobol server mereka.

Selain keamanan, pCloud juga sangat peduli terhadap privasi. Itu dibuktikan lewat kebijakan zero-knowledge-protection, yang artinya, file pengguna akan terenkripsi secara otomatis setelah pengguna meninggalkan perangkat mereka.

Jika kamu ingin mengakses pCloud1q silakan login di www.pcloud.com

3. Kotak

Box jadi alternatif Google Drive berikutnya yang tidak kalah menarik. Ini menawarkan platform penyimpanan berbasis cloud yang aman, di mana pengguna bisa memilih lokasi penyimpanan file mereka. Selain itu, Box juga dilengkapi dengan segudang integrasi aplikasi pendukung seperti Office 365, Salesfore dan Adobe Sign.

Apa yang membuat Box menonjol dari yang lain adalah penggunaan machine learning. Melalui fitur berbasis AI itu, alur kerja seperti pemberian tugas, pengaturan deadline dan pelacakan kemajuan jadi bisa lebih rapi dari biasanya.

Jika kamu ingin mengakses Box silakan login di www.box.com

TRENDING:  6 Persiapan Untuk Menjadi Streamer Di Facebook Gaming Creator

4. Mega

Mega jadi pilihan terbaik bagi mereka yang menginginkan penyimpanan cloud gratis dengan kapasitas penyimpanan yang tidak sedikit. Jadi yang terbesar, Mega memberikan penyimpanan cloud sebesar 50GB kepada penggunanya secara cuma-cuma.

Menariknya, itu bisa bertambah jika pengguna mengajak teman mereka untuk ikut menggunakan Mega. Tidak hanya itu saja, meskipun gratis, data yang tersimpan di Mega juga terjamin keamanannya karena sistem enkripsi yang diusung lumayan sulit dibobol. Ini juga dilengkapi dengan ‘tools’ khusus untuk mengedit file di mana pun dan kapan pun.

Jika kamu ingin mengakses Mega silakan login di mega.io

5. Harta Karun

Jika ingin penyimpanan yang lebih privasi bisa coba layanan Tresorit, Aplikasi penyimpanan ini bisa dibilang salah satu penyimpanan cloud paling aman yang ada di pasaran saat ini. Bagaimana tidak, Tresorit memiliki sistem enkripsi kelas militer dan kunci kriptografi yang sulit ditembus. Hingga kini, ada lebih dari 1,000 peretas yang telah mencoba meretas server data Tresorit dan semuanya gagal.

Tresorit juga memiliki sistem dan mekanisme berbagi yang unik di mana setiap link yang mengarah ke server Tresorit, akan dilengkapi dengan kunci rahasia untuk bisa mengaksesnya. Ini mungkin sedikit rumit, namun 10x lebih aman daripada Google Drive.

6. Sync.com

Sync.com bisa disebut merupakan perpaduan dari fungsionalitas lengkap Dropbox, enkripsi super aman Tresorit dan kapasitas penyimpanan yang besar. Penyimpanan cloud ini membuat folder khusus di perangkat pengguna dan setiap file yang ditempatkan di situ akan secara otomatis tersimpan di server cloud.

Di samping itu, Sync.com juga mempunyai enkripsi end-to-end dan kebijakan zero-knowledge, untuk membuat file agar lebih aman. Dan sama seperti penyimpanan cloud kebanyakan, setiap file yang dibagikan bisa diberi password untuk keamanan ekstra.

7. SpiderOak One

Yang terakhir ada SpiderOak One – yang dibekali dengan enkripsi end-to-end kuat dan kebijakan zero-knowledge, sehingga karyawan SpiderOak One sekalipun tidak bisa mengakses file pengguna. Namun, enkripsi yang kuat itu tadi harus dibayar dengan fitur yang tidak begitu signifikan.

UI-nya pun terbilang kurang sederhana dari Google Drive atau Dropbox, dan hampir tidak ada aplikasi pendukung. Kendati demikian, SpiderOak One tetap jadi salah satu penyimpanan cloud terbaik, terlebih lewat kehadiran fitur Semaphor Messaging yang memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan dengan aman.

Demikianlah tadi ulasan sekaligus Alternatif Aplikasi Penyimpanan Selain Google Drive yang patut dicoba. Semua aplikasi di atas bisa digunakan secara gratis, dengan opsi berbayar untuk kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan fitur ekstra.