fbpx
Jenis Teknik Menulis

5 Jenis Teknik Menulis yang Harus Dikuasai Blogger

Sebagai seorang blogger, Anda harus bisa menguasai berbagai jenis teknik menulis. Sebab, salah satu modal utama menjadi seorang blogger adalah mampu menyampaikan informasi melalui tulisan.

Berbicara mengenai teknik menulis, memang sangat banyak jenisnya saat ini. Setiap jenis memiliki fungsi dan tujuan masing-masing. Misalnya hanya untuk berbagai informasi, promosi, atau membagikan kabar terbaru.

Anda memang tidak perlu menguasai seluruhnya. Hanya saja, ada beberapa teknik menulis yang harus dikuasai oleh seorang blogger agar konten Anda lebih menarik dan jangkauannya lebih luas. Untuk mengetahui apa saja teknik menuli tersebut, simak selengkapnya di bawah ini.

5 Jenis Teknik Menulis untuk Blogger

Blogger merupakan seseorang yang membagikan informasi dalam bentuk tulisan dalam blog atau website. Informasi tersebut sifatnya beragam sesuai dengan niche yang Anda pilih.

Misalnya saja mengenai tips, trik, review, berita, marketing, dan masih banyak lainnya. Hingga saat ini blog memang menjadi media tulis yang masih sangat populer di dunia.

Meski berbagai platform video sudah mulai bermunculan, tapi informasi berupa tulisan tidak bisa tergantikan. Menariknya, dari kegiatan mengelola blog atau biasa disebut blogging, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan.

Tidak heran jika profesi blogger masih banyak diminati oleh masyarakat. Jika Anda salah satu yang tertarik dengan bidang ini, maka pastikan setidaknya Anda bisa menulis dengan baik.

Agar tulisan Anda memiliki kualitas baik, ada lima jenis teknik menulis harus dipelajari. Di antaranya adalah:

  1. Copywriting

Copywrting adalah salah satu teknik menulis yang berguna untuk pemasaran dengan cara membujuk pembaca melalui tulisan tersebut. Ciri utama dari teknik ini adalah mengajak pembaca melakukan tindakan.

Biasa disebut juga sebagai Call to Action atau CTA. Pemasaran pada teknik menulis copywriting tidak hanya sebatas bertujuan menjual produk, tapi juga untuk mengiklankan event dan lain sebagainya.

Meski teknik ini sering digunakan oleh perusahaan atau pemilik event, nyatanya blogger juga perlu menguasainya. Dengan kemampuan copywriting yang baik, akan membuka peluang kerja sama dengan brand lain.

Artinya, Anda bisa mendapat keuntungan dengan mempromosikan produk klien di postingan blog. Ada beberapa jenis teknik menulis copywriting yang perlu dipahami, yaitu:

  • Direct response yang bertujuan untuk mendapatkan tanggapan langsung dari pembaca. Contohnya untuk membagikan sebuah postingan, berlangganan, atau mengklik tombol CTA.
  • Marketing copywriting merupakan teknik menulis yang bertujuan untuk menawarkan produk dan jasa hingga pembaca yakin untuk membelinya.
  • Brand copywriting merupakan jenis tulisan yang bertujuan untuk meningkatkan brand awareness. Artinya, dalam tulisannya harus membahas identitas dan citra brand tertentu.
  • Technical copywriting merupakan jenis teknik menulis yang memfokuskan pembahasan pada pengetahuan terkait cara kerja produk atau jasa.

Tujuan dari copywriting pada akhirnya adalah untuk meningkatkan efektivitas pemasaran. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menulis semenarik mungkin agar pembaca ikut tertarik dengan produk yang sedang dibahas.

  1. Content writing

Content writing merupakan jenis tulisan untuk sebuah konten di berbagai platform, salah satunya adalah blog. Berbeda dengan copywriting, pada penulisan konten fokus Anda dalam berbagi informasi yang mendidik atau menghibur.

Artinya adalah dalam penulisan konten Anda tidak berfokus pada tindakan promosi. Selain itu, pada jenis teknik menulis ini juga tidak ada call to action yang mengajak pembaca melakukan sesuatu.

Sifat tulisannya informatif dan memiliki tema tertentu. Misalnya mengenai kesehatan, tutorial, komedi, dan masih banyak lainnya. Sebagai seorang blogger, content writing menjadi kegiatan sehari-hari.

Sebab, sebagian besar postingan blog harus disampaikan dalam format content writing. Sehingga, skill Anda dalam teknik menulis satu ini harus terus diasah. Ada beberapa skill yang perlu Anda miliki sebagai content writer, di antaranya adalah:

  • Skill menulis yang mumpuni, Anda harus bisa menjelaskan pokok bahasan secara detail dan tidak berbelit-belit. Selain itu, sebisa mungkin tulisan juga harus mengalir dan tidak kaku.
  • Tidak gaptek menjadi skill penting ketika Anda ingin menguasai jenis teknik menulis satu ini. Sebab, saat menentukan topik untuk dijadikan konten Anda perlu melakukan riset. Proses ini memerlukan bantuan teknologi.
  • Peka terhadap trend yang sedang hangat saat ini merupakan skill penting. Agar tidak ketinggalan tren, Anda bisa aktif mencari tahu melalui media sosial atau bahkan berita harian.

Selain dapat digunakan untuk postingan blog, teknik menulis content writing juga dapat digunakan untuk postingan media sosial. Khususnya instagram, twitter, facebook, atau bahkan konten Youtube.

  1. Teknik Penulisan Berita

Penulisan berita atau jurnalistik adalah jenis teknik menulis yang bertujuan menyampaikan informasi secara aktual mengenai sebuah peristiwa. Jenis tulisan ini dapat ditemukan di koran dan website berita.

Bahkan, blog yang dikelola secara pribadi juga sudah banyak menggunakan niche berita. Artinya, konten dalam blog tersebut berisi berbagai peristiwa terhangat dan aktual.

Mulai dari berita politik, ekonomi, kriminal, dan masih banyak lainnya. Dalam menulis berita, ada tiga cara untuk memperoleh materinya yaitu:

  • Teknik reportase yaitu mencari dan mengumpulkan sumber berita dari kejadian langsung. Teknik ini banyak digunakan oleh wartawan yang bekerja di lapangan dan menuliskan berita tersebut.
  • Teknik wawancara yaitu mencari sumber berita dengan cara mewawancarai saksi atau tokoh penting. Jenis teknik menulis ini biasanya sambil menunjukkan bukti-bukti atas peristiwa tersebut.
  • Teknik menulis jurnalistik modern dengan menjadikan media lain sebagai sumber tulisan berita. Misalnya dari media cetak. Blog, hingga media sosial.
  1. SEO Writing

SEO atau Search Engine Optimization merupakan teknik menulis yang bertujuan agar artikel blog mudah ditemukan di mesin pencari. Seperti misalnya Google, Bing, Yandex, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, artikel yang Anda buat berkesempatan mendapatkan trafik tinggi. Sebagian besar blogger saat ini menulis artikel di blog menggunakan teknik SEO Writing.

Meski demikian, terdapat beberapa kaidah pada jenis teknik menulis ini. Misalnya saja Anda perlu menentukan kata kunci utama dalam artikel. Kata kunci tersebut nantinya harus ada di judul dan di dalam artikel.

Jumlah pengulangan keyword juga banya boleh berkisar 0,7 hingga 1,5% saja. Selain aturan mengenai keyword, tentunya Anda juga perlu memperhatikan kualitas tulisan dan strukturnya.

Teknik SEO writing sangat cocok diterapkan untuk berbagai tujuan. Khususnya dalam konten marketing yang membutuhkan banyak trafik agar lebih banyak orang yang melihat produk anda.

  1. Story Telling

Jika ingin menjadi blogger sukses dengan konten berkualitas, pastikan Anda juga menguasai teknik story telling. Teknik ini adalah sebuah skill untuk menggambarkan tema tulisan secara detail dan mudah dipahami pembaca.

Untuk menguasai jenis teknik menulis memang tidak mudah. Sebab, Anda perlu banyak berlatih agar kemampuan penggambaran dalam bentuk tulisan Anda semakin matang.

Oleh sebab itu, cara satu-satunya adalah Anda harus rajin menulis dan menikmati prosesnya. Teknik story telling tidak hanya digunakan pada tulisan fiksi atau cerita, tapi dapat diterapkan pada semua jenis tulisan.

Bahkan, saat menulis jurnal ilmiah juga Anda memerlukan skill story telling. Sehingga penjelasannya lebih mudah dicerna oleh pembaca. Skill story telling juga membuat blogger mampu menulis secara runut.

Sebelum memutuskan untuk menjadi seorang blogger, pastikan Anda mampu menulis dengan baik. Selain itu, Anda juga perlu mempelajari jenis teknik menulis seperti di atas.