Kabar Baik, Dipercepatnya Penerima PKH 2021, Juli 2021

Kabar baik Penyaluran Bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dipercepat bulan ini saat pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Presiden Jokowi telah menginstruksikan bahwa pencairan dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 dipercepat, terutama selama PPKM  Darurat 3-20 Juli 2021.

Setidaknya ada 5 (lima) bansos yang akan segera cair dan disalurkan pada pekan atau minggu ini di bulan Juli 2021.

Hal ini diharapkan agar memperkuat daya tahan sosial dari para keluarga di saat kondisi pandemi COVID-19.

Baca juga: Bantuan Modal Usaha UMKM juli 2021

Menteri Keuangan (Menkeu) Ibi Sri Mulyani Indrawati mengatakan karena dipercepat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapat bansos PKH 3 bulan sekaligus.

“Dengan adanya PPKM Darurat mestinya kuartal ketiga ini kita akan mempercepat penyalurannya pada bulan Juli sehingga KPM (keluarga penerima manfaat) akan mendapatkan 3 bulan sekaligus di bulan Juli ini dan diharapkan bisa memperkuat daya tahan sosial dari para keluarga PKH,” ungkapnya, dikutip Senin (05/07/2021).

Baca juga: Cek Kartu Sembako 2021 Rp 200.000 Saat PPKM Darurat

Berikut ini rincian besaran bantuan yang diberikan melalui bansos PKH 2021:

  • Ibu hamil sebesar Rp 3 juta/tahun
  • Anak usia dini 0-6 tahun sebesar Rp 3 juta/tahun
  • Penyandang disabilitas berat sebesar Rp 2,4 juta/tahun
  • Lanjut usia sebesar Rp 2,4 juta/tahun
  • Yang memiliki anak SD mendapat sebesar Rp 900 ribu
  • Yang memiliki anak SMP dapat sebesar Rp 1,5 juta
  • Yang memiliki anak SMA sebesar Rp 2 juta
  • Untuk yang memiliki anggota disabilitas atau lansia dapat Rp 2,4 juta

Perlu ketahui, Untuk besaran yang diberikan dalam 1 keluarga, bantuan sosial PKH hanya diberikan maksimal untuk 4 orang saja.

Baca juga: Kumpulan bingkai Idul Adha 2021 Gratis Pasang Disini!

TRENDING:  4 Presiden Indonesia yang Lahir Pada Bulan Juni

Cara mengecek terbaru penerima PKH 2021:

1. Kunjungi Situs resminya website https://cekbansos.kemensos.go.id
2. Isi data tempat Anda tinggal seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
3. Masukan nama Anda sesuai KTP
4. Masukan juga 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kode
5. Jika kurang jelas huruf kode, klik kotak kode tersebut untuk mendapatkan kode baru
6. Lalu klik tombol cari