Pahami Definisi dan Jenis Web Hosting Sebelum Memakainya

Pahami Definisi dan Jenis Web Hosting Sebelum Memakainya

Memahami apa saja jenis web hosting sangat penting dilakukan agar Anda memahami mana jenis yang harus digunakan. Saat ini sudah banyak yang membuat website sendiri untuk mendapat keuntungan. Isinya juga berbeda – beda mulai dari hiburan, informasi dan lainnya.

Anda juga bisa membuat website sendiri untuk menghasilkan keuntungan. Hal ini wajar saja dilakukan, karena memang menghasilkan uang dari membuat website bisa dibilang cukup cepat dan banyak. Namun sebelum itu, Anda harus membuat websitenya terlebih dahulu.

Seperti yang Anda ketahui, sebenarnya membuat website tidak mudah. Anda harus memahami dulu caranya. Atau jika memang tidak ingin repot, bisa langsung meminta bantuan pada jasa layanan hosting dengan menyampaikan ingin memakai jenis web hosting yang mana.

Tetapi ternyata, tidak semua pebisnis sudah benar – benar memahami bagaimana salah satu cara untuk membuat web menggunakan hosting. Padahal teknologi ini sangat memudahkan dan berdampak cukup positif untuk orang – orang yang ingin berpenghasilan dari website.

Jika Anda juga belum tahu bagaimana caranya serta apa definisi dari hosting. Anda harus memahaminya dulu agar lebih mudah mengerti apa tujuan dan bagaimana cara mengoperasikannya.

Definisi Layanan Hosting untuk Web

Sebelum memahami apa saja jenis web hosting, Anda perlu tau apa pengertiannya. Meskipun tidak semua orang Indonesia mengetahuinya, namun Anda tidak boleh tertinggal teknologi yang dapat membantu keuntungan menjadi berkali – kali lipat melalui web.

Hosting merupakan sebuah teknologi yang kini dapat digunakan untuk membuat website, mengembangkannya, dan melindunginya dari serangan virus. Hosting mulai dikenalkan beberapa tahun lalu dan hingga kini masih banyak peminatnya untuk berbisnis.

Selain demi keuntungan bisnis, teknologi ini juga bisa digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Hosting memiliki beberapa fungsi yang dapat menguntungkan web. Teknologi ini bekerja secara online serta dapat dioperasikan oleh orang yang memakainya saja.

Namun berdasarkan siapa saja yang menggunakannya, akhirnya terdapat beberapa jenis web hosting. Biasanya terdapat pihak jasa layanan yang menawarkan pemakaian teknologi ini pada orang – orang yang tidak bisa menggunakannya sendiri, tetapi cara ini juga masih lebih mudah.

Tidak heran jika banyak perusahaan besar yang menggunakan jasa layanan hosting untuk kepentingan bisnisnya. Biasanya jasa ini sudah memiliki web hosting yang bisa digunakan atau membuatnya untuk digunakan orang lain.

Setelah memahami apa definisinya, Anda harus memahami apa saja jenisnya. Sebaiknya pahami hal ini sebelum menggunakan jasa layanan hosting, agar Anda dapat menentukan jenisnya sesuai kebutuhan dan tidak ada permintaan ganti jenis nantinya.

Berikut Ini 5 Jenis – Jenis Web Hosting

Setidaknya terdapat 5 jenis dari teknologi ini jika dilihat dari siapa saja yang akan mengoperasikannya. Mengingat semua fungsi teknologi ini, Anda pasti akan merasa lebih terdorong memakainya. Apalagi fungsinya sangat menguntungkan dan memudahkan.

Terutama dalam hal bisnis, Anda harus menentukan jenis web hosting terlebih dahulu. Namun jika masih belum paham apa saja jenisnya, coba perhatikan beberapa jenis berikut dan gunakan yang sesuai dengan kebutuhan saja.

  1. Cloud based

Perusahaan atau sebuah lembaga besar yang tidak bisa mentolerir kemacetan pada website pasti akan menggunakan jenis ini. Cloud based merupakan julukan yang memiliki makna mirip dengan definisinya dalam hosting, yaitu sebuah data base berukuran sangat besar.

Cloud based merupakan salah satu jenis web hosting yang digunakan sesuai dengan fungsi aslinya, yaitu seperti membuat website, mengembangkannya, serta melindunginya. Namun terdapat kelebihan lain dari cloud based, yaitu servernya cukup besar sehingga tidak lambat.

Pasti Anda pernah mengalami masa di mana server web mulai macet sehingga tidak bisa diakses atau bisa diakses namun sulit dijalankan. Hal ini terjadi karena terdapat server down akibat banyak orang yang menggunakannya atau mengaksesnya dalam satu waktu.

Hal ini dapat dicontohkan dengan server menjadi lambat karena ada banyak siswa yang membuka link A untuk mengetahui hasil akhir ujiannya. Server yang lambat membuat pemakaian oleh siswa – siswa tersebut juga menjadi lambat.

Namun dengan menggunakan cloud based, pasti server akan tetap stabil meskipun ada banyak orang yang memakainya. Keuntungan dari cloud based cukup besar dampaknya untuk kenyamanan, sehingga banyak digunakan oleh beberapa perusahaan atau lembaga ternama.

  1. Dedicated

Tidak jarang ada orang yang menyerahkan masalah webnya dengan hosting kepada jasa layanan. Namun jika Anda ingin memiliki kendali maksimal atas webnya, Anda bisa menggunakan jenis web hosting ini agar kendalinya diserahkan atau dipindah pada Anda.

Mengendalikan atau mengoperasikannya sendiri artinya Anda harus tanggap untuk sering melakukan update pada website sendiri. Namun jika merasa kurang sanggup melakukannya karena sibuk, tentu saja bisa meminta bantuan jasa layanan untuk mengawasi webnya.

Lagipula hal ini juga masih menjadi alasan mengapa orang lain lebih memilih menyerahkan kendali kepada jasa layanan. Sehingga masih termasuk dalam hal wajar jika Anda juga meminta hal tersebut kepada jasa layanan atau jasa penyedia.

  1. VPS

Jika Anda ingin memiliki dua – duanya, yaitu kendali atas webnya serta sever tidak mudah down, coba gunakan jenis web hosting VPS. Banyak yang mengatakan bahwa VPS merupakan versi netral dari hosting, karena memiliki dua fungsi dari cloud based dan dedicated.

Dibandingkan jenis lainnya, penggunaan VPS ini nyaman dan cukup menguntungkan. Dengan mengawasi webnya sendiri tentu akan lebih mudah melakukan kontrol, serta langsung memperbaiki jika memang ada yang salah atau harus dikembangkan.

Degan dua fungsi di dalam satu jenis ini, tidak heran jika sebagian besar perusahaan memilikinya di kantor. Terutama perusahaan – perusahaan besar.

  1. Shared

Sedangkan jenis web hosting shared merupakan salah satu jenis yang juga cukup sering dipakai, terutama oleh perusahaan yang baru saja merintis. Hal ini karena ada kelebihan shared yang disukai yaitu kendali atas web bisa dipegang oleh diri sendiri serta beberapa orang lainnya.

Sesuai dengan namanya yang berarti berbagi, jenis ini memang dapat dibagi kendalinya. Dengan begitu, Anda akan mudah mengawasi dan memperbaiki webnya, karena kini pengawasannya bisa dilakukan oleh lebih dari satu orang.

Hal ini juga akan membantu meringankan pekerjaan dan menghemat waktu. Dengan bantuan dari partner lain, semua tugas untuk mengembangkan website bisa dibagi. Kemudian tidak harus mengawasinya setiap waktu atau selalu berusaha meluangkan waktu untuk memeriksa.

  1. WordPress

Sesuai dengan namanya, jenis ini biasanya dipakai untuk para pengguna wordpress. Tentu saja hosting untuk bisnis atau artikel dan jurnal informatif berbeda. Itulah mengapa Anda tidak bisa menggunakan jenis wordpress untuk berbisnis atau meraup keuntungan lainnya.

Mengetahui apa saja jenisnya memang sangat penting. Dengan begitu Anda bisa terhindar dari kesalahan permintaan jenis hosting. Agar lebih mudah lagi, mintalah bantuan kepada jasa layanan hosting dengan menyampaikan secara langsung jenis web hosting apa yang diinginkan.