Pengertian Serta Jenis – Jenis Insurtech Yang Berkembang Di Indonesia

Waktu terus berjalan, salah satunya adalah bidang teknologi yang berkembang sangat pesat. Saat ini sudah banyak inovasi keuangan yang dipadukan dengan teknologi berupa fintech dengan jenis insurtech yang kian berkembang.

Fintech telah merambah ruang asuransi. Fintech dalam dunia asuransi disebut Insurtech. Dengan adanya dukungan insurtech maka industri premi mampu menaruh pengalaman buat nasabah lebih baik.

Mulai distribusi produk, penilaian data calon nasabah, pembelian, dan polis mampu diperoleh hanya melalui email. Semua layanan insurtech ini tentunya akan sangat memudahkan Anda bukan?

Pengertian Jenis Insurtech Serta Perkembangannya Di Indonesia

Insurtech adalah singkatan dari Insurance Technology, yang merupakan kolaborasi antara asuransi dan teknologi canggih dan didukung oleh komponen keuangan FinTech (Teknologi Finansial) di Indonesia.

Bukti nyata keberadaan insurtech adalah adanya e-commerce untuk perdagangan asuransi. Jual beli menggunakan e-commerce benar-benar menjadi cara favorit bagi masyarakat perkotaan.

Secara regulasi, pelaku industri premi pada Indonesia tampaknya masih wajib menunggu regulasi yg tetap. Hal ini dikarenakan regulasi tadi melibatkan beragam pihak terkait menggunakan aneka macam aturan.

OJK akan mencoba merumuskan pengaturan mengenai proses jenis insurtech. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) berkata bahwa paling tidak masih ada tiga instansi pemerintah yg wajib terlibat pada pembentukan regulasinya.

Beberapa diantaranya yaitu Mahkamah Agung (MA), Direktorat Jendral Pajak serta Direktorat Kependudukan & Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri. Bersama juga terkait Keminfo akan diajak untuk berdiskusi dengan OJK.

Dalam pelaksanaannya insurtech ini tentunya juga membutuhkan meterai digital terbaru yang dinaungi oleh Direktorat Jenderal Pajak. Kemudian yang tak kalah penting yaitu terkait dengan data kependudukan pada sistem e-KTP.

Trending:  Pembahaman Terkait Ansuransi AIA Financial Bagi Pemula

Adapun pengembangan dengan adanya jenis insurtech ini memang cukup menantang dengan beragam permasalahan yang ada. Memerlukan modal dan investasi yang cukup besar, harus menghadapi absennya regulasi, serta edukasi kepada masyarakat.

Namun, perkembangan insurtech ini didukung oleh demografi Indonesia dengan pulau dan jumlah penduduk yang banyak. Oleh karena itu, perkembangan insurtech juga harus disertai dengan jaringan yang memadai untuk distribusi secara digital.

Beberapa Kemudahan Yang Diberikan Jenis Insurtech

Fintech tentunya hadir buat membawa kemudahan bagi penggunanya. Begitu juga menggunakan insurtech yg sama-sama menaruh kemudahan bagi para nasabahnya. Berikut beberapa kemudahan yg diberikan insurtech yang perlu Anda ketahui.

Memudahkan Interaksi Dengan Nasabah

Dengan adanya insurtech maka sangat memudahkan orang buat mempunyai iuran pertanggungan. Sehingga, Anda menjadi nasabah atau calon nasabah iuran pertanggungan tidak perlu ke kantor asuransi.

Ekonomi Non-Tunai

Lantaran adanya jenis insurtech, kini Anda tidak perlu repot-repot lagi buat membawa ataupun mentransfer uang apabila Anda mau membayar iuran pertanggungan atau mendaftar iuran pertanggungan.

Di sisi lain, insurtech juga bisa mengurangi risiko terjadinya penipuan yg dilakukan sang pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Melalui insurtech, Anda bisa memastikan supervisi iuran pertanggungan Anda dan memudahkan transaksi harian Anda.

Lebih Mudah Dan Praktis

Saat ini masih banyak orang yang jika mau mendaftar asuransi perlu pergi jauh dan datang secara langsung ke kantor cabang. Namun, kini menggunakan adanya insurtech maka pengalaman nasabah akan sebagai jauh lebih praktis.

Selain itu, prosesnya juga jadi jauh lebih cepat jika Anda ingin mendaftar atau apabila terjadi kasus pada lalu hari dalam polis iuran pertanggungan Anda. Insurtech siap membantu nasabah melalui digital.

Trending:  Pengertian Klaim Asuransi, Tujuan, Cara Klaim, Tips Agar Bisa Diterima

Sehingga nasabah telah tidak perlu lagi buat bersusah payah pergi ke kantor cabang asuransi tersebut. Selain untuk melayani nasabah menggunakan lebih mudah, masih ada tujuan lain berdasarkan jenis insurtech.

Insurtech juga membantu mendorong industri asuransi yang masih sulit dijangkau lapisan rakyat. Hal ini juga bisa mengedukasi masyarakat mengenai betapa pentingnya mempunyai agunan proteksi asuransi.

3 Jenis Insurtech Yang Berkembang Di Indonesia

Dalam perkembangan di Indonesia, sejauh ini insurtech terbagi menjadi tiga jenis. Adapun untuk mengenal ketiga jenis insurtech ini berikut ulasan lengkapnya yang perlu diketahui dan disimak dengan baik.

Insurtech Aggregator atau Marketplace

Aggregator ini secara eksklusif memberikan produk & layanan premi pada konsumen. Melalui aggregator, calon tertanggung bisa membandingkan harga, ketentuan, kebijakan menurut banyak sekali produk & layanan perusahaan premi.

Perusahaan insurtech aggregator tidak melakukan aktivitas underwrite, mengeluarkan kebijakan premi atau kontrak premi. Namun mereka hanya menyediakan platform untuk memfasilitasi transaksi secara pasif.

Contoh insurtech aggregator di Indonesia saat ini adalah cekaja.com, premikita.com, rajapolis.com, tokopedia.com, pasarpolis.com, dan bukalapak.com. Diperlukan ketelitian saat akan memutuskan pilihan mana yang akan Anda ambil.

Insurtech Intermediaries-Brokers atau Agents

Jenis Insurtech ini adalah aggregator yang sudah mempunyai broker atau agen premi yang wajib  mempunyai perjanjian menggunakan perusahaan premi terkait kewenangan maupun tanggung jawab dan hak serta kewajibannya.

Intermediaries menjalankan bisnis (aktif) bertindak untuk pihak yang menaruh saran dan menentukan premi sinkron kebutuhan tertanggung. Tugasnya juga termasuk mengatur transaksi premi.

Beberapa contoh dari insurtech intermediaries ini seperti cekpremi.com, futureready.com, dan www.premi.co.id. Anda bisa menganalisa mana pilihan terbaik untuk diandalkan tanpa memunculkan kerugian di kemudian hari.

The Full Stack Insurtech

Insurtech ini adalah perusahaan yg mempunyai penyelenggaran premi dan sudah membentuk platform digitalnya sendiri. Insurtech ini meliputi analisis resiko, penjualan, pelayanan transaksi pembayaran eksklusif premi, juga klaim.

Trending:  Simak Resiko Asuransi dan Cara Mengelola Asuransi

Contoh dari Full Stack Insurtech diantaranya website perusahaan premi yang bisa diakses calon nasabah. Website tadi wajib bisa memenuhi kebutuhan nasabah menggunakan cara melakukan pembelian premi atau mengajukan klaim premi secara online.

Sekian ulasan terkait jenis insurtech yang berkembang di Indonesia dan mungkin perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat sebagai referensi untuk menambah wawasan seputar pilihan asuransi terbaik.

Check Also

Alasan Pentingnya Asuransi Yang Wajib Anda Pertimbangkan Untuk Masa Depan

Tidak semua orang menyadari bahwa pentingnya asuransi menjadi salah satu landasan kehidupan masa depan atau …