Perbedaan Investasi Dan Asuransi Yang Perlu diketahui

Perbedaan asuransi dan investasi yang harus diketahui oleh para nasabah. Semua itu, berpedoman pada tujuan dalam menyimpan dan menanam modal.

Tetapi banyak masyarakat yang beranggapan bahwa asuransi adalah sebuah bentuk dari investasi. Apakah anggapan tersebut adalah benar atau hanya sebuah pengertian?

Perbedaan Investasi Dan Asuransi

Asuransi dan investasi merupakan wadah dalam menyimpan dana di masa depan. Sebuah solusi dalam menyimpan dana dengan aman.

Tentunya memiliki banyak keuntungan,  namun apakah Anda dapat membedakan mana asuransi serta investasi?

Nah, berikut terdapat empat perbedaan yang melandasinya, yaitu

Apabila Anda mempunyai dana yang berlebih. Maka agar lebih produktif sebaiknya disimpan dalam bentuk investasi atau asuransi.

Alternatif lain dapat melakukan langkah keduanya untuk mengelola finansial. Inilah beberapa poin perbedaannya yaitu sebagai berikut:

1. Sebuah Tujuan

Perbedaan investasi dan asuransi dapat Anda lihat dari segi tujuan. Sebagian besar orang yang ikut menjadi nasabah asuransi mempunyai sebuah tujuan yang khusus.

Tujuan akan berbeda jika mereka memilih untuk berinvestasi. Sebuah asuransi adalah memberikan proteksi dalam segala hal. Sedangkan dana yang disalurkan berupa premi. Premi tersebut dapat Anda gunakan apabila keadaan mendesak.

Contohnya adanya asuransi kesehatan yang dapat dipakai dalam perawatan di rumah sakit. Akan berbeda jika Anda berinvestasi yang mempunyai tujuan untuk lebih meluaskan dana dan aset dari individu.

Aset atau dana tersebut jika dibayarkan akan mendapatkan sebuah keuntungan. Dimana laba yang dibagi antara nasabah dan pihak investasi.

Semuanya tergantung dari jenis investasi tersebut. Terdapat pula resiko dari nasabah yang harus ditanggung.

Sebagai contoh mengenai pembagian saham bagi hasil yang disebut dengan dividen. Besar dari dividen tersebut tergantung persentase dari kepemilikan saham.

Trending:  Berbagai Macam Biaya Asuransi Yang Wajib Dibayarkan Oleh Nasabah

Jika berinvestasi dalam bentuk saham akan mengalami sebuah kerugian. Biasa jika perusahaan tersebut mengalami pailit.

2. Perbedaan Asuransi dan Investasi Adanya Resikonya

Investasi dan asuransi mempunyai sebuah resiko yang harus ditanggung oleh nasabah. Dalam surat perjanjian pun sudah dijelaskan sejak awal tentang adanya resiko.

Sebagai contoh produk asuransi jiwa yang dapat digunakan apabila nasabah tersebut mengalami musibah atau kecelakaan. Hanya saja tidak akan mengetahui kapan hal itu terjadi.

Sedangkan sebuah investasi mempunyai sebuah risiko yang harus ditanggung oleh nasabah sebagai pelaku investor. Nasabah harus mematuhi premi tinggi yang telah diterapkan oleh perusahaan tersebut.

Nasabah akan mendapatkan laba tergantung dari rating value investasi tersebut. Contohnya apabila berinvestasi saham ketika harga naik maka dividen pun juga akan meninggi.

Akan tetapi, sebaliknya jika harga menurun laba yang diterima oleh nasabah adalah rugi atau sedikit. Nah,  itulah sebuah resiko yang harus diterima oleh para nasabah.

3. Dana Yang Fleksibel

Apabila Anda ikut dalam sebuah asuransi maka diwajibkan untuk menyetorkan sebuah dana. Dimana secara periodik sesuai dengan perjanjian atau kesepakatan.

Sementara jika Anda berinvestasi jumlah  dana yang disetorkan dapat mengikuti finansial saat itu.

4. Hasilnya

Asuransi mempunyai perlindungan untuk sebuah risiko. Di mana perlindungan tersebut berupa sistem ganti rugi. Laba  ketika nasabah memerlukan sebuah biaya atas terjadinya sebuah resiko.

Peserta tidak akan bingung ketika membutuhkan dana. Sebab perusahaan asuransi telah mengcover biaya tersebut.

Sebagai contoh mengenai adanya asuransi kendaraan. Apabila terjadi adanya kerusakan untuk Armada nasabah.

Perbaikan tersebut sudah diganti oleh pihak asuransi. Nah, Lalu bagaimana dengan sebuah investasi?

Investasi adalah hasil akhir dari penjelasan mengenai investasi yang memiliki sistem bagi hasil. Anda dapat menikmati dan menggunakannya untuk berbagai macam kebutuhan.

Trending:  Tips Ampuh Dalam Memilih Asuransi Mobil Honda HRV

Sebagai contoh untuk pembiayaan kuliah perjalanan dan pengobatan. Menurut penjelasan tersebut menjelaskan bahwa perbedaan investasi dan asuransi tersebut.

Nah, apakah Anda tertarik mengenai investasi atau asuransi? Semua ada pada keputusan serta kondisi masing-masing finansial.

Kelebihan Polis Asuransi Dalam Investasi

Sebuah polis asuransi mempunyai banyak kelebihan yang berlipat dalam investasi. Hal tersebut dikarenakan beberapa Informasi, yaitu sebagai berikut :

1.Perbedaan Asuransi dan Investasi Rajin Menyimpan Uang

Nasabah wajib menyetorkan premi di setiap bulannya. Dengan demikian para nasabah akan rajin dalam menyimpan uang.

Hal itu sangat berguna untuk membayar premi. Untuk mereka yang tidak dapat menyimpan uang. Tentu  dapat mengisikan premi tersebut secara otomatis.

2.Dapat Diklaim

Sebelumnya Investasi adalah sebuah tabungan yang sangat baik untuk masa depan. Itulah sebuah konsep yang dimiliki oleh asuransi Perusahaan.

Dimana sebuah asuransi yang memberikan dana. Dana yang akan diklaim oleh nasabah ketika cair maka dapat menerima uang tersebut.

Sebagai contoh ketika nasabah sedang sakit. Nasabah tersebut belum mempunyai dana untuk berobat  atau membayar rawat inap di Rumah Sakit.

Peserta dapat melakukan klaim pada pihak perusahaan supaya mengeluarkan dana perawatan. Itulah manfaat yang didapatkan jika mengikuti sebuah asuransi atau investasi.

3.Perbedaan Asuransi dan Investasi Melindungi Keuangan

Apabila dilihat dari sebuah sistem maka asuransi dapat memberikan sebuah perlindungan. Finansial Anda akan aman  meskipun finansial belum stabil.

Nasabah tidak perlu mengkhawatirkan mengenai berbagai masalah tentang asuransi. Dengan demikian, dana tersebut akan aman jika diasuransikan.

4.Tabungan Masa Depan

Terdapat sebuah perusahaan asuransi yang mampu menyetorkan uang yang sudah dibayarkan setiap bulan hingga jatuh tempo. Akan tetapi uang tersebut tidak digunakan, contohnya adalah asuransi kesehatan yang memiliki waktu hingga 20 tahun.

Trending:  Mengenal Lebih Dalam Tentang Asuransi Jiwa

Apabila setelah 20 tahun nasabah tidak mengalami sakit yang sesuai dengan tempo asuransi. Secara otomatis uang tersebut tidak dipakai.

Dengan demikian, apabila setelah 20 tahun uang tersebut dapat diambil bahkan mendapatkan sebuah jaminan 100 persen.

5.Gabungan Investasi

Unit link merupakan sebuah asuransi yang digabung bersama investasi. Di mana nasabah harus membayar premi setiap bulannya guna membayar polis asuransi juga investasi.

Peserta asuransi dapat memilih besaran premi yang disetor. Nasabah dapat memilih premi asuransi atau  investasi yang lebih besar.

Perbedaan investasi dan asuransi yang perlu nasabah ketahui sebelum mendaftar. Nah, sekarang apakah Anda ingin menjadi nasabah asuransi? Apakah investasi atau bisa keduanya yang memiliki manfaat di masa mendatang.

Check Also

Alasan Pentingnya Asuransi Yang Wajib Anda Pertimbangkan Untuk Masa Depan

Tidak semua orang menyadari bahwa pentingnya asuransi menjadi salah satu landasan kehidupan masa depan atau …